Peringatan 100 tahun Jam Gadang (1926–2026) menjadi momentum istimewa bagi Kota Bukittinggi. Ikon bersejarah yang telah menjadi simbol kebanggaan masyarakat Minangkabau ini tidak hanya diperingati melalui berbagai kegiatan seni dan budaya, tetapi juga diwujudkan dalam aksi nyata kepedulian terhadap kesehatan masyarakat melalui kegiatan Bakti Sosial Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Donor Darah, Minggu (14/6/2026).
Mengusung tema "Satu Abad Jam Gadang Sehat Bersama IDI", kegiatan yang diinisiasi oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) bersama Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) tersebut mendapat dukungan dari berbagai fasilitas pelayanan kesehatan, salah satunya Rumah Sakit Otak Dr. M. Hatta (RSOMH) Bukittinggi.
Sebagai saksi perjalanan sejarah selama satu abad, Jam Gadang telah menjadi ikon yang menyatukan masyarakat dan wisatawan dari berbagai daerah. Semangat kebersamaan tersebut turut diwujudkan melalui pelayanan kesehatan yang hadir lebih dekat dengan masyarakat, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup dan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan.
Dalam kegiatan ini, RSOMH Bukittinggi menerjunkan tim tenaga kesehatannya untuk memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan secara gratis, meliputi pemeriksaan tekanan darah, skrining kesehatan dasar, konsultasi kesehatan, serta edukasi mengenai pencegahan penyakit dan penerapan pola hidup sehat.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi hari dengan banyaknya warga yang datang memanfaatkan layanan kesehatan sekaligus mengikuti kegiatan donor darah. Selain sebagai bentuk deteksi dini terhadap kondisi kesehatan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi agar masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan diri dan lingkungan.
Keikutsertaan RSOMH Bukittinggi dalam bakti sosial ini merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam mendukung transformasi pelayanan kesehatan yang lebih promotif dan preventif. Melalui pendekatan yang langsung menyentuh masyarakat, rumah sakit berupaya menghadirkan pelayanan yang mudah diakses serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara organisasi profesi, fasilitas pelayanan kesehatan, dan pemerintah daerah dalam membangun budaya hidup sehat di tengah masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala dan donor darah sebagai aksi kemanusiaan.
Momentum 100 tahun Jam Gadang menjadi pengingat bahwa warisan sejarah tidak hanya dirawat melalui pelestarian bangunan dan budaya, tetapi juga melalui investasi pada kesehatan masyarakat. Dengan semangat pengabdian dan kolaborasi, RSOMH Bukittinggi terus berkomitmen mendukung berbagai kegiatan pelayanan kesehatan sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan berkualitas.***